0811-47404077 akfar.yarsi.pontianak@gmail.com
Kembali ke daftar
Karya Tulis Ilmiah

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TERHADAP KOMSUMSI VITAMIN B12 DAN ZAT BESI DENGAN KEJADIAN SUSPEK ANEMIA

WAHYU ANJAR ASIH · NIM: 2291047 · 2025
Tipe Karya Karya Tulis Ilmiah
Kata Kunci Anemia Pengetahuan Remaja Putri Sikap Vitamin B12 Zat Besi
Program Studi D3 Farmasi · Akademi Farmasi YARSI Pontianak
Penulis WAHYU ANJAR ASIH — NIM: 2291047
Kontributor
Nama NIDN / NIM
Heny Puspasari, S.Farm, Apt, MPH NIDN 1124128501
Fadli, S.Farm, Apt, MM NIDN 1110018801
Jumlah Unduhan 4 kali diunduh
Date Deposited 31 August 2026 06:06
URI https://eperpus.akfaryarsiptk.ac.id/repository/122

Berkas Tersedia

Nama BerkasUkuranAksesAksi
Abstrak 1,2,3,5 685.6 KB Publik Unduh

Abstract

Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan yang banyak dialami oleh remaja putri, terutama yang berkaitan dengan kurangnya asupan zat gizi penting seperti vitamin B12 dan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap konsumsi vitamin B12 dan zat besi serta menganalisis hubungannya dengan kejadian suspek anemia. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilakukan pada 60 siswi SMA Islam Terpadu (SMAIT) Al-Fityan Kubu Raya. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner pengetahuan, sikap, dan food frequency questionnaire (FFQ) serta pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat EasyTouch GcHB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (78,3%) dan sikap positif (73,3%) terhadap vitamin B12 dan zat besi. Sebanyak 53,3% responden memiliki kadar hemoglobin <12 mg/dL yang dikategorikan sebagai suspek anemia. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan (p = 0,075) dan sikap (p = 0,300) dengan kejadian suspek anemia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap vitamin B12 dan zat besi tidak berpengerauh.

Abstract (English)

Anemia remains a common health issue among adolescent girls, particularly due to insufficient intake of essential nutrients such as vitamin B12 and iron. This study aims to assess the knowledge and attitudes of adolescent girls toward the consumption of vitamin B12 and iron, and to analyze their relationship with suspected anemia. This research employed a cross-sectional design involving 60 female students at the Integrated Islamic Senior High School (SMAIT) Al-Fityan Kubu Raya. Data were collected through knowledge and attitude questionnaires, a food frequency questionnaire (FFQ), and hemoglobin level measurements using the EasyTouch GcHB device. The results showed that the majority of respondents had good knowledge (78.3%) and a positive attitude (73.3%) toward vitamin B12 and iron. A total of 53.3% of the respondents had hemoglobin levels below 12 mg/dL, classified as suspected anemia. Statistical analysis revealed a significant relationship between knowledge (p = 0.075) and attitude (p = 0.300) with the incidence of suspected anemia. The conclusion of this study is that the knowledge and attitudes of adolescent girls towards vitamin B12 and iron have no effect.