Karya Tulis Ilmiah
AKTIVITAS SABUN BATANG EKSTRAK BUAH JAMBU TANGKALAK (Bellucia pentamera Naudin ) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans
FLORYANA MARTYNA · NIM: 219800 · 2024
| Tipe Karya |
Karya Tulis Ilmiah |
| Kata Kunci |
anti jamur
Bellucia Petamera Naudin
Candida albicans
Sabun batang.
|
| Program Studi |
D3 Farmasi · Akademi Farmasi YARSI Pontianak |
| Penulis |
FLORYANA MARTYNA
— NIM: 219800 |
| Kontributor |
| Nama |
NIDN / NIM |
| Dina Yuspita Sari, S.Si, Apt, M.Si |
NIDN 1130048502 |
|
| Jumlah Unduhan |
6 kali diunduh |
| Date Deposited |
01 September 2026 06:33 |
| URI |
https://eperpus.akfaryarsiptk.ac.id/repository/160 |
Berkas Tersedia
| Nama Berkas | Ukuran | Akses | Aksi |
| Abstrak 1,2,3,5 |
372.5 KB |
Publik
|
Unduh
|
Abstract
Buah jambu tangkalak (BelluciaPetamera Naudin) mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, terpenoid, tannin dan saponin. Senyawa tersebut memberikan aktivitas anti bakteri dan anti jamur. Tujuan penelitian ini adalah menentukan aktivitas anti jamur sabun batang buah jambu tangkalak terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans. Buah jambu tangkalak dimaserasi menggunakan etanol 96% kemudian ekstrak yang didapat dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Setelah itu ekstrak diformulasikan kedalam
formula sabun batang dengan fariasi konsentrasi 0,1% (FI), 0,15% (FII), 0,2% (FIII). Kemudian dilakukan pengujian aktivitas anti jamur terhadap candida albicans menggunakan metode difusi cakram disk aktivitas anti jamur ditentukan dengan pengukuran zona bening untuk menghasilkan daya hambat formula sabun batang terhadap pertumbuhan candida albicans. Ketokonazole digunakan sebagai control positif dan NA cmc 1% sebagai control negative Hasil yang di peroleh yaitu rata-rata diameter zona bening formula sabun batang konsentrasi 0,1% (FI) sebesar 0,27mm, konsentrasi 0,15% (FII) 0,30 mm,dan konsentrasi 0,2% (FIII) 0,14 mm Ketokonazole (control positif) sebesar 0,125 mm dan NA cmc 1% (kontrol negative) sebesar0,225 mm Berdasarkan hasil yang di peroleh, dapat disimpulkan bahwa ketiga formula memiliki aktivitas anti jamur dengan kategori daya hambat sedang sabun batang ekstrak buah jambu tangkalak memiliki potensi sebagai anti jamur.
Abstract (English)
Tangkalak guava fruit (BelluciaPetamera Naudin). This plant contains secondary metabolites such as alkaloids, flavonoids, terpenoids, tannins and saponins. This research was carried out to obtain an alternative antifungal treatment that is relatively safe and economical by using bar soap from guava fruit extract (BelluciaPetamera Naudin). To determine whether there is antifungal activity against the test fungus Candida albicans. The method used to obtain guava fruit extract is by maceration and using ethanol as a solvent. The inhibitory power of the fungus Candida albicans was tested using the disk diffusion method. Tangkalak guava fruit extract bar soap is made in 3 different concentrations, namely 0.1%, 0.15%, 0.2%. Each concentration of guava fruit extract soap can inhibit the growth of Candida albicans fungus with an average inhibitory diameter of 0.1% concentration of 0,27 mm, 0.15% concentration of 0,30 mm, and 0.2% concentration of 0,14mm. Based on the results obtained, it can be concluded that bar soap with guava fruit extract has antifungal potential.