0811-47404077 akfar.yarsi.pontianak@gmail.com
Kembali ke daftar
Karya Tulis Ilmiah

UJI AKTIVITAS TABIR SURYA LOSION EKSTRAK ETANOL BUAH LABU KUNING (Cucurbita maxima Duchesne)

MARIA ELLY NAIKOFI · NIM: 219821 · 2024
Tipe Karya Karya Tulis Ilmiah
Kata Kunci Buah labu kuning (Cucurbita maxima Duchesne) losion tabir surya Sun Protection Factor (SPF)
Program Studi D3 Farmasi · Akademi Farmasi YARSI Pontianak
Penulis MARIA ELLY NAIKOFI — NIM: 219821
Kontributor
Nama NIDN / NIM
Weni Puspita, M.Farm, Apt NIDN 1114078702
Dr. Ihsanul Arief, M.Sc NIDN 1112038801
Jumlah Unduhan 0 kali diunduh
Date Deposited 17 September 2026 03:54
URI https://eperpus.akfaryarsiptk.ac.id/repository/174

Berkas Tersedia

Nama BerkasUkuranAksesAksi
Abstrak 1,2,3,5 544.8 KB Publik Unduh

Abstract

Paparan sinar UV yang berlebihan dapat mengakibatkan eritema, hiperpigmentasi, penuaan dini, bahkan kanker kulit. Buah labu kuning (Cucurbita maxima Duchesne) diketahui mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai tabir surya, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan aktif pembuatan losion tabir surya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai Sun Protection Factor (SPF) yang dihasilkan dari sediaan losion ekstrak etanol buah labu kuning. Buah labu kuning yang telah dilakukan ekstraksi menggunakan metode maserasi kemudian digunakan dalam pembuatan formulasi losion dan penentuan nilai SPF dari masing-masing formula losion. Penentuan nilai SPF dilakukan dengan mengukur absorbansi menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan panjang gelombang 290-320 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa losion ekstrak etanol buah labu kuning memiliki aktivitas sebagai tabir surya pada tiap formulasi FI (25%), FII (30%), dan FIII (35%) dengan nilai SPF secara berturut-turut yaitu 9,74 (proteksi maksimal); 13,29 (proteksi maksimal); dan 14,53 (proteksi maksimal).

Abstract (English)

Excessive exposure to UV rays can cause erythema, hyperpigmentation, premature aging, and even skin cancer. Pumpkin fruit (Cucurbita maxima Duchesne) is known to contain flavonoid compounds which have potential as a sunscreen, so it can be used as an active ingredient in making sunscreen lotion. This research aims to determine the value of the Sun Protection Factor (SPF) produced from the ethanol extract lotion preparation of pumpkin fruit. Pumpkin fruit that has been extracted using the maceration method is then used in making lotion formulations and determining the SPF value of each lotion formula. Determination of the SPF value is carried out by measuring the absorbance using UV-Vis spectrophotometry with a wavelength of 290-320 nm. The results obtained the ethanol extract lotion of pumpkin fruit had activity as a sunscreen in each formulation FI (25%), FII (30%), and FIII (35%) with a SPF value respectively 9,74 (maximum protection); 13.29 (maximum protection); and 14.53 (maximum protection)