Karya Tulis Ilmiah
UJI KUALITATIF ZAT PEWARNA RHODAMIN B PADA JAJANAN MOCHI DI KOTA PONTIANAK
FALDHEA OKTAVIA · NIM: 2290923 · 2025
| Tipe Karya |
Karya Tulis Ilmiah |
| Kata Kunci |
Rhodamin B
mochi
test kit
KLT
pewarna sintetis
|
| Program Studi |
D3 Farmasi · Akademi Farmasi YARSI Pontianak |
| Penulis |
FALDHEA OKTAVIA
— NIM: 2290923 |
| Kontributor |
| Nama |
NIDN / NIM |
| Dr. Ihsanul Arief, M.Sc |
NIDN 1112038801 |
| Athiah Masykuroh, S.Si, M.Sc |
NIDN 1121128701 |
|
| Jumlah Unduhan |
4 kali diunduh |
| Date Deposited |
28 August 2026 03:17 |
| URI |
https://eperpus.akfaryarsiptk.ac.id/repository/37 |
Berkas Tersedia
| Nama Berkas | Ukuran | Akses | Aksi |
| Abstrak 1,2,3,5 |
322.7 KB |
Publik
|
Unduh
|
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan zat pewarna sintetis Rhodamin B pada jajanan mochi produksi industri rumah tangga yang beredar di Kota Pontianak. Lima sampel mochi diambil secara acak dari lima kecamatan berbeda, yakni Pontianak Timur, Barat, Utara, Tenggara, dan Selatan. Analisis dilakukan menggunakan dua metode kualitatif, yaitu kromatografi lapis tipis (KLT) dan test kit Rhodamin B. Hasil uji KLT menunjukkan bahwa semua sampel tidak mengandung Rhodamin B karena tidak menunjukkan fluoresensi di bawah sinar UV 366 nm. Namun, hasil uji menggunakan test kit menunjukkan bahwa tiga dari lima sampel (sampel C dari Pontianak Utara, sampel D dari Pontianak Tenggara, dan sampel E dari Pontianak Selatan) menunjukkan perubahan warna menjadi ungu, yang menunjukkan adanya Rhodamin B. Temuan ini menegaskan bahwa sebagian mochi yang dijual di wilayah tersebut mengandung zat pewarna berbahaya yang dilarang penggunaannya dalam pangan, sehingga diperlukan peningkatan pengawasan dan edukasi terhadap produsen serta konsumen.
Abstract (English)
This study aimed to qualitatively detect the presence of the synthetic dye Rhodamine B in mochi snacks produced by home industries and sold in Pontianak City. Five mochi samples were randomly collected from different districts: East Pontianak, West Pontianak, North Pontianak, Southeast Pontianak, and South Pontianak. Two qualitative methods were applied: Thin Layer Chromatography (TLC) and Rhodamine B test kits. The TLC results showed no indication of Rhodamine B in any of the samples, as none exhibited fluorescence under UV light at 366 nm. However, the test kit analysis revealed that three samples—sample C (North Pontianak), sample D (Southeast Pontianak), and sample E (South Pontianak)—produced a purple color change, indicating the presence of Rhodamine B. These findings suggest that some mochi products sold in Pontianak may contain the hazardous textile dye
Rhodamine B, which is banned in food products. This highlights the need for increased regulatory oversight and public education regarding food safety