0811-47404077 akfar.yarsi.pontianak@gmail.com
Kembali ke daftar
Karya Tulis Ilmiah

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL UMBUT BATANG ROTAN (Calamus rotang) DENGAN METODE DPPH (2,2-Diphenyl-1-picrylhidrazil)

KETHRY KAROLMITA · NIM: 2290929 · 2025
Tipe Karya Karya Tulis Ilmiah
Kata Kunci Aktivitas antioksidan DPPH Umbut Batang Rotan dan Ekstrak Etanol
Program Studi D3 Farmasi · Akademi Farmasi YARSI Pontianak
Penulis KETHRY KAROLMITA — NIM: 2290929
Kontributor
Nama NIDN / NIM
Dr. Ihsanul Arief, M.Sc NIDN 1112038801
Athiah Masykuroh, S.Si, M.Sc NIDN 1121128701
Jumlah Unduhan 3 kali diunduh
Date Deposited 28 August 2026 07:01
URI https://eperpus.akfaryarsiptk.ac.id/repository/53

Berkas Tersedia

Nama BerkasUkuranAksesAksi
Abstrak 1,2,3,5 352 KB Publik Unduh

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa kimia yang dapat menyumbangkan satu atau lebih (electron donor) kepada radikal bebas untuk mengetahui reaksi radikal bebas. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antioksidan adalah umbut batang rotan (Calamus rotang). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak dan mengetahui berapakah kekuatan antioksidan yang terkandung pada ekstrak. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-picrylhidrazil). Simplisia dimaserasi dengan pelarut etanol. Ekstrak kental etanol umbut batang rotan kemudian di uji aktivitas asntioksidannya secara kuantitatif untuk memperoleh nilai IC50 dari ekstrak menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 516 nm dengan vitamin C sebagai kontrol positif. Hasil pengukuran secara spektrofotometri menunjukkan bahwa ekstrak umbut batang rotan mempunyai IC50 sebesar 47,76 ppm, sedangkan vitamin C memiliki nilai IC50 2,71 ppm. Sehingga ekstrak etanol umbut batang rotan memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dibandingkan dengan vitamin C.

Abstract (English)

Antioxidants are chemical compounds that can donate one or more (electron donors) to free radicals to determine free radical reactions. One of the plants that has the potential as an antioxidant is rattan stem (Calamus rotang). The purpose of this study was to determine the antioxidant activity of the extract and to determine how much antioxidant strength is contained in the extract. Antioxidant activity testing was carried out using the DPPH (2,2-Diphenyl-1-picrylhydrazil) method. The simplicia was macerated with ethanol solvent. The thick ethanol extract of rattan stem was then tested for its antioxidant activity quantitatively to obtain the IC50 value of the extract using UV-Vis spectrophotometry at a wavelength of 516 nm with vitamin C as a positive control. The results of spectrophotometric measurements showed that the rattan stem extract had an IC50 of 47.76 ppm, while vitamin C had an IC50 value of 2.71 ppm. So that the ethanol extract of rattan stem shoots has a very strong antioxidant activity compared to vitamin C.